Pemberantasan

Pencegahan & Pemberdayaan Masyarakat

Terkini


Senin, 29 Juni 2020

Protokol kesehatan selalu diterapkan BNNK Cilacap

cilacapkab.bnn.go.id, Cilacap - Senin (29/6) Dalam rangka membiasakan pola hidup bersih dan sehat serta Pencegahan Penularan Covid-19 sesuai tagline #Hidup 100%, seluruh pegawai BNN Kabupaten Cilacap melaksanakan kegiatan cuci tangan dengan sabun, pengukuran suhu badan dilanjutkan dg pelaksanaan apel pagi yang dipimpin oleh Ka BNNK.



Jumat, 26 Juni 2020

Live Instagram bersama Vicky Shu

cilacapkab.bnn.go.id, Cilacap - Jumat (26/6) Humas Kabupaten Cilacap melakukan Live Instagram bersama Vicky Shu dalam rangka Hari Anti Narkotika Nasional (HANI) 2020. Vicky Shu yang merupakan artis asli Cilacap dan sudah sukses di Ibukota berbagi tips menjalani hidup 100%.Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyebarkan semangat positif kepada masyarakat dapat memahami betul bahwa menghindari Narkoba adalah salah satu Anak Tangga Menuju Bahagia. Dan ketika sadar, sehat & produktif dilakukan secara 100% maka kebahagiaan akan tercapai.


Jumat, 26 Juni 2020

Peringatan HANI 2020

cilacapkab.bnn.go.id, Cilacap - Jumat (26/06), BNNK Cilacap melakukan Kegiatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2020. Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional 2020 bersama Bapak Wakil Presiden Ma’ruf Amin secara virtual. Peringatan HANI 2020 BNNK Cilacap bersama Forkompimda Kabupaten Cilacap melalui virtual dihadiri oleh Wakil Bupati Cilacap, Wakil Ketua DPRD Cilacap, perwakilan dari Kodim Cilacap, perwakilan dari Lantamal Cilacap, dan Camat Cilacap selatan. Tema kegiatan HANI 2020 adalah menyerukan hidup 100% kepada masyarakat , agar hidup tetap sadar, sehat, produktif dan bahagia. Sadar bahwa kondisi sekarang ini berbeda, Sehat yaitu harus menjaga imun tubuh agar memiliki stamina yang baik, Produktif masa pandemi bukan menjadi halangan untuk selalu melakukan hal baik untuk lingkungan sekitar, Bahagia merupakan kunci dari kehidupan tanpa menyalahgunakan Narkoba. Dalam pelaksanaan peringatan HANI 2020 di BNNK Cilacap tetap menjaga Kesehatan dan mengedepankan protokol pencegahan Covid-19.


Kamis, 18 Juni 2020

BNN Kabupaten Cilacap Lakukan Konseling di Lapas, Tetap Mengedepankan Protokol Kesehatan

cilacapkab.bnn.go.id, Cilacap - Memasuki New Normal Era di tengah pandemi Covid 19, BNN Kabupaten Cilacap tetap menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan layanan rehabilitasi bagi WBP di Lapas Narkotika Kelas IIA Nusakambagan. Kegiatan yang berlangsung pada hari Kamis (18/6), melibatkan 4 orang konselor dari BNN Kabupaten Cilacap dan diikuti oleh 50 orang WBP berlangsung secara tatap muka dengan mengedepankan protokol kesehatan, di antaranya penggunaan masker dan jaga jarak aman antara konselor dengan WBP maupun antara WBP dg WBP lainnya. Kegiatan layanan diisi dengan Seminar Kesehatan dengan topik Menjaga Imunitas di masa pandemi Covid-19 dan konseling kelompok dengan topik tentang Problem Solving. Para WBP mengaku senang dan bersyukur dapat menjalani rehabilitasi di Lapas dan berharap pengetahuan dan pemahaman tentang proses pemulihan yang didapatkan melalui program rehabilitasi bagi WBP ini dapat digunakan untuk mempertahankan kepulihan & meningkatkan produktifitas mereka selama dan setelah bebas dari Lapas.


Rabu, 24 Juli 2019

Rapat Koordinasi Program Rehabilitasi dengan Dinas Terkait Tingkat Kabupaten Cilacap Tahun 2019

Upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) melalui program rehabilitasi baik medis maupun sosial memerlukan sinergitas dan sinkronisasi antar pemangku kepentingan atau dinas terkait untuk mensukseskan program rehabilitasi itu sendiri. Guna mewujudkan sinergitas dan sinkronisasi antar dinas terkait tersebut, BNN Kabupaten Cilacap melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Program Rehabilitasi dengan Dinas Terkait Tingkat Kabupaten Cilacap Tahun 2019 pada Rabu (24/7) di Hotel Hom Premiere Cilacap. Hadir dalam kegiatan tersebut 15 orang perwakilan dari beberapa instansi pemerintah seperti Polres Cilacap, Kejaksaan Negeri Cilacap, Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, Dinas Sosial Kabupaten Cilacap, RSUD Cilacap, RSUD Majenang, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas KB, PP & PA, Satpol PP dan dari lembaga komponen masyarakat diantaranya Klinik Karlina, Klinik PKU Muhammadiyah Sampang, dan Panti Rehabilitasi Sosial Gangguan Jiwa dan Narkoba Tambihul Ghofilin serta Balai Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunan Napza Satria. Dalam kegiatan tersebut disampaikan materi tentang Kebijakan Strategi dalam Bidang P4GN oleh Kepala BNN Kabupaten Cilacap, Drs Triatmo Hamardiyono, M.Si dan materi Program Rehabilitasi di Kabupaten Cilacap oleh Kepala Seksi Rehabilitasi BNN Kabupaten Cilacap, Gentur Widyo Sasono, SH, MM. Selama berlangsung acara banyak masukan, pertanyaan, dan diskusi seputar program rehabilitasi. Salah satu pembahasan yang menjadi diskusi hangat diantara peserta adalah mengenai pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika yang terkait dengan kasus hukum dalam hal ini tentang Tim Asesmen Terpadu mulai dari penitipan tersangka setelah keluar rekomendasi sampai putusan pengadilan. Dalam rapat sempat berkonsultasi dengan Direktorat Hukum dan Kerjasama BNN RI. Ada beberapa peserta dari Dinas KB PP dan PA ingin mengajak kerjasama terkait dengan pendampingan anak dengan kasus narkoba. Peserta dari BRSKP Napza Satria juga mengungkapkan rencana kerjasama (MOU) antara BNN, Polres dan Kejaksaan.


Selasa, 21 Januari 2020

Pemetaan Program Pasca Rehabilitasi BNN Kabupaten Cilacap Tahun 2020

cilacapkab.bnn.go.id, Cilacap - Badan Narkotika Nasional Kabupaten Cilacap telah melaksanakan kegiatan Pemetaan Program Pasca Rehabilitasi di wilayah timur Kabupaten Cilacap. Tujuan kegiatan pemetaan, yaitu sebagai persiapan layanan pasca rehabilitasi, penentuan pilihan wilayah dan kelompok sasaran, serta sarana menyusun strategi kegiatan. Program pasca rehabilitasi merupakan rangkaian program rehabilitasi berkelanjutan bagi pecandu dan penyalahguna narkoba agar mantan penyalahguna tetap pulih, produktif dan berfungsi sosial. Untuk mengoptimalkan layanan pasca rehabilitasi maka dikembangkan layanan pasca rehabilitasi yang diselenggarakan di tempat mantan penyalahguna tersebut berdomisili sehingga perlu dilakukan pemetaan. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak antar lain aparat pemerintah, tokoh masyarakat dan kelompok masyarakat, dengan harapan keterlibatan masyarakat dalam program rehabilitasi pecandu dan penyalahguna narkoba dapat dilaksanakan dengan baik. Di tahun 2020 Program Rehabilitasi Berbasis Masyarakat akan menjadi program unggulan sehingga keterlibatan masyarakat dalam program ini, dengan mengikutsertakan masyarakat dalam Tim Rehabilitasi Berbasis Masyarakat atau menjadi Agen Pemulihan yang akan mendampingi dan memantau mantan penyalahguna narkoba.




Senin, 8 Juli 2019

Apel Bersama Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2019

Pada hari Rabu, (26/6) di halaman kampus Politeknik Negeri Cilacap dilaksanakan apel bersama dalam rangka Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2019. Apel ini dihadiri oleh peserta dari unsur Kepala Dinas/ OPD di Lingkungan Pemkab Cilacap, BNNK Cilacap, Lembaga Rehabilitasi, Organisasi Kemasyarakatan, dan Perwakilan Mahasiswa dari Perguruan Tinggi se-Kabupaten Cilacap. Peserta apel terdiri dari 300 orang perwakilan mahasiswa dari 6 Perguruan Tinggi di Kabupaten Cilacap. Menurut Kepala BNNK Cilacap Drs. Triatmo Hamardiyono, M.Si, apel Peringatan HANI Tahun 2019 Kabupaten Cilacap ini sengaja dipusatkan di area Politeknik Negeri Cilacap sebagai wujud pelibatan dan komitmen bersama para generasi milenial dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba. Hal ini sesuai dengan Tema HANI 2019 "Milenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas." Bertindak sebagai Pembina Apel Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rahman, S.STP., M.Si yang membacakan amanat Wakil Presiden Republik Indonesia dalam Puncak Peringatan HANI 2019. Kepala BNNK Cilacap membacakan laporan kegiatan HANI dan pelaksanaan program P4GN di Kabupaten Cilacap. Dalam apel juga dilaksanakan pembacaan Ikrar Bersama Komitmen Perang Terhadap Narkoba oleh perwakilan mahasiswa yang ditirukan oleh seluruh peserta apel. Selesai apel dilaksanakan kegiatan Diseminasi Informasi melalui Talkshow yang dilaksanakan di aula Politeknik Negeri Cilacap yang diikuti oleh para mahasiswa.#bnn #bnnkcilacap #StopNarkoba #berantasnarkoba #hani2019[gallery size="medium" ids="422,423,424"]


Terkini


Senin, 30 Desember 2019

Press Release Akhir Tahun 2019 BNN Kabupaten Cilacap

Cilacapkab.bnn.go.id, Cilacap - Senin (30/12) Badan Narkotika Nasional Kabupaten Cilacap melaksanakan Kegiatan Press Release Akhir Tahun 2019. Kegiatan dipimpin oleh Kepala BNN Kabupaten Cilacap Drs. Triatmo Hamardiyono, M. dan mengundang wartawan dari media cetak dan online yang tersebar diwilayah Kabupaten Cilacap.BNN Kabupaten Cilacap memiliki tugas pokok dan fungsi yang telah bersinergi dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Cilacap “Bangga Mbangun Desa” khususnya dalam Implementasi pelaksanaan program kegiatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) sebagai berikut : Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) telah melaksanakan Kegiatan Advokasi kepada 5 Instansi dan Pembentukan Relawan dan Penggiat Anti Narkoba di instansi Pendidikan dan Kelompok masyarakat sebanyak 14 orang. Kegiatan Diseminasi Informasi menggunakan anggaran DIPA sebanyak 24 kali dan Non DIPA sebanyak 36 kali, jumlah masyarakat yang terpapar giat Diseminasi Informasi baik secara tatap muka maupun melalui media sebanyak 184,643 orang atau sebanyak 10,26% dari total penduduk Kabupaten Cilacap dari target 7%, media yang digunakan adalah media cetak (baliho dan surat kabar), penyiaran dan media online. Kegiatan Insert Konten kepada lingkungan Keluarga,Pelajar/Mahasiswa, Pekerja dan Masyarakat sebanyak 15 kali. Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dengan pemberdayaan Penggiat Anti Narkoba di Instansi Pemerintah, Instansi Swasta, Lingkungan Masyarakat dan Lingkungan pendidikan sebanyak 4 kali. Kegiatan Tes Urine sebagai upaya deteksi dini telah melibatkan 558 orang yang dilaksanakan sebanyak 9 kali di Instansi Pemerintah (Kementerian/Lembaga/TNI dan Polri), 3 kali di Instansi Swasta, 2 Kali Kelompok Masyarakat dan 4 kali kepada Ormas. Tes Urine juga dilaksanakan kepada Para Awak Angkutan Umum, dan Pengemudi tanki Gas/BBM Pertamina serta kepada para calon TKI yang akan berangkat ke luar negeri. Bidang Pemberantasan selama tahun 2019 telah menangani kasus dengan tersangka 1 orang dengan barang bukti berupa 1,90 gram Shabu dan Sudah diputus di PN Cilacap dengan Hukuman 6 Tahun 3 Bulan denagn subside Rp. 250.000.000 merupakan jaringan Jakarta. Bersama dengan BNN Pusat juga mengungkap 1,65 juta butir pil PCC yang pabriknya berada di Tasikmalaya dan gudang berada di Kroya cilacap dan telah ditangkap 6 orang tersangka yang merupakan warga Kroya yang dalam penyidikan yang dilaksanakan oleh BNN RI. Dalam pemetaan jaringan telah memetakan 3 Jaringan di wilayah Cilacap yang terlibat jaringan Tangerang dan Palembang. Bidang Rehabilitasi selama tahun 2019 telah melaksanakan Rehabilitasi Korban Penyalahguna Narkoba BNN Kabupaten Cilacap yang bekerja sama dengan Lembaga Rehabilitasi Instansi Pemerintah yaitu RSUD Cilacap dan RSUD Majenang dan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat yaitu Klinik Karlina Sidareja dan Yayasan Assalam Panti Rehabilitasi Gangguan Jiwa dan Narkotika Tambihul Ghofilin. Pecandu yang berhasil di rehabilitasi sebanyak 18 orang pecandu dari target 20 orang. Di tahun 2019 BNN kabupaten Cilacap juga telah mendirikan Klinik Pratama sebagai tempat Rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotika rawat jalan yaitu Klinik “SEHATI” dengan ijin operasional dari Dinkes Kabupaten Cilacap nomor : 23/DINKES/KLINIK.P.RJ/III/2019 tanggal 20 Maret 2019 dan telah melayani 16 Klien rehabilitasi rawat jalan dari target 10 klien. MoU yang telah dijalin dengan berbagai Instansi sebagai pelaksanaan Program P4GN sebanyak 3 Lembaga yaitu lembaga Pendidikan, Lembaga Pemerintah (Kec. Cimanggu, RSUD Cilacap, RSUD Majenang dan BRSKP Napza Satria Baturraden), Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat (Klinik Karlina Sidareja, Panti Rehabilitasi Gangguan Jiwa dan Narkotika Tambihul Ghofilin).BNN tetap menanti kontribusi dari masyarakat untuk mendukung program P4GN agar Indonesia terbebas dari penyalahgunaan narkoba dan peredaran gelap narkoba.


Senin, 15 Juli 2019

Press Release Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika

cilacapkab.bnn.go.id, Cilacap - Pada hari Senin tanggal 15 Juli 2019 sekitar pukul 16.30 Wib Tim Seksi Pemberantasan mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya peredaran Narkotika di sekitar terminal Cilacap. Setelah melakukan penyelidikan, petugas BNNK Cilacap mencurigai seseorang laki-laki yang baru turun dari bus yang baru datang dari Jakarta. Petugas kemudian memperkenalkan diri sebagai petugas dari BNNK Cilacap, selanjutnya melakukan pemeriksaan identitas dilanjutkan penggeledahan tas yg dibawa orang tersebut. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan bungkus rokok Gudang Garam filter internasional yg di dalamnya berisi 1 paket plastik kecil yang diduga Narkotika jenis Sabu. Adapun tersangka berinisial MDK, laki-laki, 38 th, wiraswasta, Kristen, alamat Gang Sarmili Rt 008 Rw 003 Kel Kebayoran lama Utara Kec Kebayoran lama Jaksel. BB yg di amankan : - (satu) pkt plastik kecil yg diduga berisi Shabu dg berat 1,89 gram, - HP Samsung Warna Putih, - KTP tersangka - Tas punggung warna hitam Berdasarkan barang bukti tersebut, tersangka dikenakan 2 (dua) pasal yaitu pasal 114 ayat 1 dan pasal 112 ayat 1 , UU no. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan begitu tersangka terancam pidana penjara dengan masa hukuman 5 (lima) sampai 20 (dua puluh) tahun.


Senin, 30 Desember 2019

Press Release Akhir Tahun 2019 BNN Kabupaten Cilacap

Cilacapkab.bnn.go.id, Cilacap - Senin (30/12) Badan Narkotika Nasional Kabupaten Cilacap melaksanakan Kegiatan Press Release Akhir Tahun 2019. Kegiatan dipimpin oleh Kepala BNN Kabupaten Cilacap Drs. Triatmo Hamardiyono, M. dan mengundang wartawan dari media cetak dan online yang tersebar diwilayah Kabupaten Cilacap.BNN Kabupaten Cilacap memiliki tugas pokok dan fungsi yang telah bersinergi dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Cilacap “Bangga Mbangun Desa” khususnya dalam Implementasi pelaksanaan program kegiatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) sebagai berikut : Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) telah melaksanakan Kegiatan Advokasi kepada 5 Instansi dan Pembentukan Relawan dan Penggiat Anti Narkoba di instansi Pendidikan dan Kelompok masyarakat sebanyak 14 orang. Kegiatan Diseminasi Informasi menggunakan anggaran DIPA sebanyak 24 kali dan Non DIPA sebanyak 36 kali, jumlah masyarakat yang terpapar giat Diseminasi Informasi baik secara tatap muka maupun melalui media sebanyak 184,643 orang atau sebanyak 10,26% dari total penduduk Kabupaten Cilacap dari target 7%, media yang digunakan adalah media cetak (baliho dan surat kabar), penyiaran dan media online. Kegiatan Insert Konten kepada lingkungan Keluarga,Pelajar/Mahasiswa, Pekerja dan Masyarakat sebanyak 15 kali. Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dengan pemberdayaan Penggiat Anti Narkoba di Instansi Pemerintah, Instansi Swasta, Lingkungan Masyarakat dan Lingkungan pendidikan sebanyak 4 kali. Kegiatan Tes Urine sebagai upaya deteksi dini telah melibatkan 558 orang yang dilaksanakan sebanyak 9 kali di Instansi Pemerintah (Kementerian/Lembaga/TNI dan Polri), 3 kali di Instansi Swasta, 2 Kali Kelompok Masyarakat dan 4 kali kepada Ormas. Tes Urine juga dilaksanakan kepada Para Awak Angkutan Umum, dan Pengemudi tanki Gas/BBM Pertamina serta kepada para calon TKI yang akan berangkat ke luar negeri. Bidang Pemberantasan selama tahun 2019 telah menangani kasus dengan tersangka 1 orang dengan barang bukti berupa 1,90 gram Shabu dan Sudah diputus di PN Cilacap dengan Hukuman 6 Tahun 3 Bulan denagn subside Rp. 250.000.000 merupakan jaringan Jakarta. Bersama dengan BNN Pusat juga mengungkap 1,65 juta butir pil PCC yang pabriknya berada di Tasikmalaya dan gudang berada di Kroya cilacap dan telah ditangkap 6 orang tersangka yang merupakan warga Kroya yang dalam penyidikan yang dilaksanakan oleh BNN RI. Dalam pemetaan jaringan telah memetakan 3 Jaringan di wilayah Cilacap yang terlibat jaringan Tangerang dan Palembang. Bidang Rehabilitasi selama tahun 2019 telah melaksanakan Rehabilitasi Korban Penyalahguna Narkoba BNN Kabupaten Cilacap yang bekerja sama dengan Lembaga Rehabilitasi Instansi Pemerintah yaitu RSUD Cilacap dan RSUD Majenang dan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat yaitu Klinik Karlina Sidareja dan Yayasan Assalam Panti Rehabilitasi Gangguan Jiwa dan Narkotika Tambihul Ghofilin. Pecandu yang berhasil di rehabilitasi sebanyak 18 orang pecandu dari target 20 orang. Di tahun 2019 BNN kabupaten Cilacap juga telah mendirikan Klinik Pratama sebagai tempat Rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotika rawat jalan yaitu Klinik “SEHATI” dengan ijin operasional dari Dinkes Kabupaten Cilacap nomor : 23/DINKES/KLINIK.P.RJ/III/2019 tanggal 20 Maret 2019 dan telah melayani 16 Klien rehabilitasi rawat jalan dari target 10 klien. MoU yang telah dijalin dengan berbagai Instansi sebagai pelaksanaan Program P4GN sebanyak 3 Lembaga yaitu lembaga Pendidikan, Lembaga Pemerintah (Kec. Cimanggu, RSUD Cilacap, RSUD Majenang dan BRSKP Napza Satria Baturraden), Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat (Klinik Karlina Sidareja, Panti Rehabilitasi Gangguan Jiwa dan Narkotika Tambihul Ghofilin).BNN tetap menanti kontribusi dari masyarakat untuk mendukung program P4GN agar Indonesia terbebas dari penyalahgunaan narkoba dan peredaran gelap narkoba.


Senin, 15 Juli 2019

Press Release Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika

cilacapkab.bnn.go.id, Cilacap - Pada hari Senin tanggal 15 Juli 2019 sekitar pukul 16.30 Wib Tim Seksi Pemberantasan mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya peredaran Narkotika di sekitar terminal Cilacap. Setelah melakukan penyelidikan, petugas BNNK Cilacap mencurigai seseorang laki-laki yang baru turun dari bus yang baru datang dari Jakarta. Petugas kemudian memperkenalkan diri sebagai petugas dari BNNK Cilacap, selanjutnya melakukan pemeriksaan identitas dilanjutkan penggeledahan tas yg dibawa orang tersebut. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan bungkus rokok Gudang Garam filter internasional yg di dalamnya berisi 1 paket plastik kecil yang diduga Narkotika jenis Sabu. Adapun tersangka berinisial MDK, laki-laki, 38 th, wiraswasta, Kristen, alamat Gang Sarmili Rt 008 Rw 003 Kel Kebayoran lama Utara Kec Kebayoran lama Jaksel. BB yg di amankan : - (satu) pkt plastik kecil yg diduga berisi Shabu dg berat 1,89 gram, - HP Samsung Warna Putih, - KTP tersangka - Tas punggung warna hitam Berdasarkan barang bukti tersebut, tersangka dikenakan 2 (dua) pasal yaitu pasal 114 ayat 1 dan pasal 112 ayat 1 , UU no. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan begitu tersangka terancam pidana penjara dengan masa hukuman 5 (lima) sampai 20 (dua puluh) tahun.


Jumat, 13 Maret 2020

Strategi Perang Terhadap Narkoba Melalui Rehabilitasi Berbasis Masyarakat dalam Mewujudkan Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba) untuk Mendukung Ketahanan Nasional di Era Globalisasi

Pada era globalisasi saat ini terjadi perubahan dan perkembangan yang begitu pesat sehingga semua wilayah baik perkotaan maupun pedesaan mengalami dampak dari globalisasi tersebut. Apalagi dengan adanya kemajuan teknologi informasi yang membuat seolah tidak ada batas negara dan memudahkan aliran dalam berbagai hal. Ini bisa menjadi ancaman yang  berdampak pada kerentanan ketahanan nasional suatu negara, apabila tidak ada strategi yang tepat dalam mengantisipasinya. Bentuk ancaman tersebut adalah kejahatan transnasional (kejahatan lintas negara) yang dikaitkan sebagai ancaman yang ditimbulkan oleh kegiatan lintas batas negara secara ilegal (Ruggiero, 2019:511). Salah satu kejahatan transnasional adalah penyalahgunaan dan peredaran narkoba yang merupakan ancaman besar bagi suatu negara. Oleh sebab itu, berbagai negara menyatakan perang terhadap narkoba sebelum negaranya itu hancur karena narkoba dan dikuasi oleh para kartel narkoba seperti yang dilakukan di Thailand, Filipina maupun Indonesia.Permasalahan penyalahgunaan narkoba di Indonesia semakin mengkhawatirkan dan telah menjamah hampir seluruh lapisan masyarakat dengan tidak memandang umur, pendidikan, strata sosial ekonomi, profesi maupun level jabatan. Berdasarkan riset BNN dan LIPI tahun 2019 menyebutkan bahwa 2,40% atau sekitar 4.534.744 jiwa pernah menyalahgunakan narkoba. Bahkan peredaran dan penyalahgunaan narkoba ini sudah masuk ke desa-desa di wilayah Indonesia. Padahal desa merupakan benteng utama dalam ketahanan wilayah suatu negaraselengkapnya : DOWNLOAD DISINI  >> artikel BNN Kabupaten Cilacap Oleh Joko Aji Wibowo (Perawat Seksi Rehabilitasi BNN Kabupaten Cilacap)


Rabu, 24 Juli 2019

BNN Kabupaten Cilacap Sediakan Kids Corner

Kabupaten Cilacap kembali menerima penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. Penghargaan KLA ini merupakan yang kesekian selama masa kepemimpinan Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji.Sebagai wujud dalam mendukung program Kota/Kabupaten Layak Anak, yang merupakan komitmen pemerintah Kabupaten Cilacap yang terintegrasi dalam visi misi serta implementasi empat (4) pilar Program Bangga Mbangun Ndesa.BNN Kabupaten Cilacap berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan pemerintah Kota/Kabupaten terhadap pelayanan anak, khususnya perlindungan dan pemenuhan hak tumbuh kembang anak. Hal tersebut diwujudkan dengan menyediakan tempat bermain anak atau Kids Corner di lingkungan Kantor BNN Kabupaten Cilacap yaitu area Klinik Rawat Jalan Napza “Sehati”. Adanya Kids Corner ini sejalan dengan komitmen BNN dalam tema Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2019 yaitu “Mendengarkan suara hati anak –anak merupakan langkah awal untuk membuat mereka tumbuh berkembang dengan sehat dan aman dari penyalahgunaan Narkoba".Kids corner ini juga bertujuan untuk membuat anak menjadi bahagia diberbagai kondisi. Sesuai dengan tema Hari Anak Nasional tahun 2019 yaitu "kita anak indonesia, kita gembira".Anak-anak merupakan generasi emas yang tumbuh kembangnya wajib untuk dipenuhi hak tumbuh kembang anak. Mari Kita lingdungi anak-anak kita dari penyalahgunaan Narkoba. Hidup anak – anak Indonesia, Generasi Emas Generasi Sehat Tanpa Narkoba!


Rabu, 24 Juli 2019

BNN Kabupaten Cilacap Sediakan Kids Corner

Kabupaten Cilacap kembali menerima penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. Penghargaan KLA ini merupakan yang kesekian selama masa kepemimpinan Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji.Sebagai wujud dalam mendukung program Kota/Kabupaten Layak Anak, yang merupakan komitmen pemerintah Kabupaten Cilacap yang terintegrasi dalam visi misi serta implementasi empat (4) pilar Program Bangga Mbangun Ndesa.BNN Kabupaten Cilacap berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan pemerintah Kota/Kabupaten terhadap pelayanan anak, khususnya perlindungan dan pemenuhan hak tumbuh kembang anak. Hal tersebut diwujudkan dengan menyediakan tempat bermain anak atau Kids Corner di lingkungan Kantor BNN Kabupaten Cilacap yaitu area Klinik Rawat Jalan Napza “Sehati”. Adanya Kids Corner ini sejalan dengan komitmen BNN dalam tema Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2019 yaitu “Mendengarkan suara hati anak –anak merupakan langkah awal untuk membuat mereka tumbuh berkembang dengan sehat dan aman dari penyalahgunaan Narkoba".Kids corner ini juga bertujuan untuk membuat anak menjadi bahagia diberbagai kondisi. Sesuai dengan tema Hari Anak Nasional tahun 2019 yaitu "kita anak indonesia, kita gembira".Anak-anak merupakan generasi emas yang tumbuh kembangnya wajib untuk dipenuhi hak tumbuh kembang anak. Mari Kita lingdungi anak-anak kita dari penyalahgunaan Narkoba. Hidup anak – anak Indonesia, Generasi Emas Generasi Sehat Tanpa Narkoba!


Jumat, 13 Maret 2020

Strategi Perang Terhadap Narkoba Melalui Rehabilitasi Berbasis Masyarakat dalam Mewujudkan Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba) untuk Mendukung Ketahanan Nasional di Era Globalisasi

Pada era globalisasi saat ini terjadi perubahan dan perkembangan yang begitu pesat sehingga semua wilayah baik perkotaan maupun pedesaan mengalami dampak dari globalisasi tersebut. Apalagi dengan adanya kemajuan teknologi informasi yang membuat seolah tidak ada batas negara dan memudahkan aliran dalam berbagai hal. Ini bisa menjadi ancaman yang  berdampak pada kerentanan ketahanan nasional suatu negara, apabila tidak ada strategi yang tepat dalam mengantisipasinya. Bentuk ancaman tersebut adalah kejahatan transnasional (kejahatan lintas negara) yang dikaitkan sebagai ancaman yang ditimbulkan oleh kegiatan lintas batas negara secara ilegal (Ruggiero, 2019:511). Salah satu kejahatan transnasional adalah penyalahgunaan dan peredaran narkoba yang merupakan ancaman besar bagi suatu negara. Oleh sebab itu, berbagai negara menyatakan perang terhadap narkoba sebelum negaranya itu hancur karena narkoba dan dikuasi oleh para kartel narkoba seperti yang dilakukan di Thailand, Filipina maupun Indonesia.Permasalahan penyalahgunaan narkoba di Indonesia semakin mengkhawatirkan dan telah menjamah hampir seluruh lapisan masyarakat dengan tidak memandang umur, pendidikan, strata sosial ekonomi, profesi maupun level jabatan. Berdasarkan riset BNN dan LIPI tahun 2019 menyebutkan bahwa 2,40% atau sekitar 4.534.744 jiwa pernah menyalahgunakan narkoba. Bahkan peredaran dan penyalahgunaan narkoba ini sudah masuk ke desa-desa di wilayah Indonesia. Padahal desa merupakan benteng utama dalam ketahanan wilayah suatu negaraselengkapnya : DOWNLOAD DISINI  >> artikel BNN Kabupaten Cilacap Oleh Joko Aji Wibowo (Perawat Seksi Rehabilitasi BNN Kabupaten Cilacap)


Suara Masyarakat


DATA STATISTIK BNNP JAWA TENGAH

0

Total Kasus Narkoba

0

Total Tersangka Kasus Narkoba

0

Total Pasien Penyalahgunaan

0

Jumlah Penggiat Anti Narkoba

0

Jumlah Sebaran Informasi