
cilacapkab.bnn.go.id, Cilacap – (23/6) Sebagai wujud komitmen dalam membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing, Direktorat Pemberdayaan Alternatif Deputi BIdang Pemberdayaan Masyarakat BNN RI dan Tim Pemberdayaan Masyarakat BNN Kabupaten Cilacap menyelenggarakan Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Life Skill melalui Pengembangan Wirausaha Ternak Ayam Petelur di Desa Kuripan, Kecamatan Kesugihan, pada 17–19 Juni 2026. Kegiatan merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Alternatif pada Kawasan Rawan Narkoba yang bertujuan membuka peluang usaha produktif bagi warga, khususnya kelompok rentan yang terdampak permasalahan narkoba dan diikuti oleh 50 peserta dari masyarakat yang Sebagian besar merupakan kalangan pemuda. Dukungan penuh dari berbagai pihak tampak melalui kehadiran Camat Kesugihan, Kepala Desa Kuripan, serta jajaran BNN RI dan BNN Kabupaten Cilacap yang bersama-sama mendorong terciptanya lingkungan yang mandiri dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Pada kesempatan tersebut, Kepala BNN Kabupaten Cilacap, Kombes Pol. Dr. Rudi Hartono, S.I.K., M.H., M.Si., menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu strategi penting dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Kegiatan yang secara resmi dibuka oleh Direktur Pemberdayaan Alternatif Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN RI, Brigjen Pol. Drs. Edi Swasono, M.M., ini tidak hanya memberikan pemahaman tentang kewirausahaan, tetapi juga membekali peserta dengan materi kompetensi dan sertifikasi profesi, serta pelatihan teknis budidaya ayam petelur mulai dari manajemen pakan, kesehatan ternak, pengelolaan kandang, hingga analisis keuntungan usaha. Melalui kombinasi materi dan praktik lapangan secara langsung, peserta memperoleh pengalaman nyata yang dapat segera diterapkan untuk mengembangkan usaha secara mandiri.

Lebih dari sekadar pelatihan, kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi berkelanjutan antara BNN Kabupaten Cilacap, BAZNAS Kabupaten Cilacap, dan BUMDes dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat di kawasan rawan narkoba. Setelah peserta memperoleh bekal pengetahuan dan keterampilan budidaya ayam petelur, program akan dilanjutkan melalui pelatihan pembuatan pakan alternatif yang difasilitasi oleh BAZNAS Kabupaten Cilacap serta pendampingan usaha oleh BUMDes guna memastikan keberlangsungan dan pengembangan usaha masyarakat. Sinergi antarinstansi ini diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan kesejahteraan warga Desa Kuripan, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat sebagai benteng utama dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Melalui kolaborasi yang berkesinambungan, upaya mewujudkan ANANDA Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai Dari Anak) di Desa Kuripan diharapkan dapat menjadi contoh pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. (Lf)




