Skip to main content
PemberantasanBerita KegiatanBerita Utama

BNN Kabupaten Cilacap Tingkatkan Kompetensi Pegawai Melalui Latihan Menembak

Dibaca: 9 Oleh 24 Nov 2025Tidak ada komentar
BNN Kabupaten Cilacap Tingkatkan Kompetensi Pegawai Melalui Latihan Menembak
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba

cilacapkab.bnn.go.id, Cilacap – (24/11) Dalam rangka meningkatkan kompetensi pegawai dan memperkuat kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas di lapangan, BNN Kabupaten Cilacap menyelenggarakan kegiatan latihan menembak yang dilaksanakan pada Senin, 24 November  2025. Kegiatan ini menjadi salah satu program pengembangan kemampuan teknis personel yang dinilai penting untuk mendukung pelaksanaan tugas, khususnya dalam menghadapi dinamika kerja yang semakin kompleks dan menuntut kesiapan tinggi.

Latihan menembak kali ini dilaksanakan dengan dukungan penuh dari Lanal Cilacap, melalui pendampingan instruktur resmi yang telah memiliki pengalaman dan sertifikasi dalam bidang latihan senjata api. Pasops Lanal Cilacap, Mayor (P) Kaso, bertindak langsung sebagai instruktur utama. Dalam arahannya, Mayor Kaso menekankan bahwa kemampuan teknis saja tidak cukup, namun aspek keselamatan—baik keselamatan pribadi maupun keselamatan tim—perlu menjadi perhatian utama setiap peserta. “Keselamatan merupakan prioritas. Ikuti setiap instruksi dan prosedur dengan tepat agar kegiatan berjalan aman dan risiko kecelakaan dapat diminimalisir,” katanya.

Para peserta yang merupakan pegawai dari berbagai bidang di BNN Kabupaten Cilacap mengikuti latihan dengan penuh antusias. Sebelum praktik lapangan, peserta mendapatkan briefing mengenai aturan dasar penggunaan senjata, prosedur keamanan, teknik dasar membidik, posisi tubuh, hingga langkah-langkah penanganan senjata sebelum dan sesudah kegiatan. Briefing ini menjadi fondasi penting agar seluruh peserta memahami bahwa latihan menembak bukan hanya ajang ketangkasan, melainkan latihan disiplin dan kontrol diri.

Kepala BNN Kabupaten Cilacap, Eddy Mulsupriyanto menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi personel perlu dilakukan secara berkelanjutan agar kualitas layanan publik dan pelaksanaan tugas P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) semakin meningkat. “Latihan menembak bukan hanya pelatihan teknis semata, namun juga bagian dari peningkatan profesionalisme, kesiapsiagaan, serta tanggung jawab dalam menjaga keamanan diri dan masyarakat,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa pegawai BNN, baik yang bertugas dalam bidang penegakan hukum maupun bidang lainnya, tetap perlu memahami dasar-dasar penggunaan senjata sebagai bagian dari standar kompetensi kelembagaan.

Di lapangan tembak, kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib. Setiap peserta mendapatkan kesempatan untuk mencoba beberapa sesi menembak dengan berbagai posisi, mulai dari posisi berdiri, berlutut, hingga tiarap, disesuaikan dengan standar latihan taktis. Instruktur juga memberikan evaluasi langsung terhadap teknik peserta, termasuk kestabilan tangan, pengaturan napas, akurasi tembakan, hingga daya fokus.

Sinergi antara BNN Kabupaten Cilacap dan Lanal Cilacap tampak semakin solid melalui kegiatan ini. Selain sebagai pelatihan teknis, kegiatan ini juga menjadi wadah memperkuat koordinasi lintas instansi dalam menghadapi tantangan penanganan narkotika di wilayah Cilacap. Kerja sama yang baik antara BNN dan TNI AL dinilai mampu meningkatkan efektivitas berbagai kegiatan, baik di bidang pencegahan, pemberdayaan, penegakan hukum, maupun pemberantasan jalur laut yang kerap menjadi rute peredaran gelap narkotika.

Pada akhir kegiatan, peserta menyampaikan apresiasi atas kesempatan peningkatan kemampuan yang diberikan. Mereka merasa pelatihan ini tidak hanya menambah pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga menambah rasa percaya diri saat menjalankan tugas. Latihan menembak ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin sebagai bagian dari pengembangan kapasitas SDM di lingkungan BNN Kabupaten Cilacap.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BNN Kabupaten Cilacap menunjukkan komitmennya untuk terus memperkuat kemampuan teknis pegawai agar selalu siap menghadapi berbagai situasi di lapangan. Kegiatan yang berlangsung aman, tertib, dan penuh kedisiplinan ini menjadi bukti nyata bahwa peningkatan kompetensi SDM adalah bagian penting dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang profesional, tangguh, dan siap mendukung strategi besar P4GN. (Kj)

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel